Your trusted source of information.

Hukum Fisika Mengenai Efek PJU

Ilmu fisika memang tidak dapat lepas dari kehidupan harian manusia. Keberadaan ilmu fisika memang sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia sebab dari hukum fisika inilah mulai dibuat serangkaian alat untuk memudahkan manusia melakukan sebuah pekerjaan. Sejak zaman pra sejarah, ilmu fisika sudah dibuat menggunakan alat sederhana yakni ilmu kalender dan perbintangan. Kedua ilmu tersebut dapat dikatakan sederhana namun dapat diprediksi secara matematis. Oleh karena itu keberadaan jam matahari sangat penting sekali pada zaman tersebut untuk menentukan waktu. Demikian juga dengan zaman yang kian modern ini keberadaan jam tetap saja penting.

Setelah masa itu datanglah berbagai penemuan baru dan berkelanjutan. Hingga Thomas Alva Edison menemukan lampu pijar sebagai alat untuk menerangi gelap ketika malam tiba. Inilah yang membuat keberadaan ilmu fisika sangat penting dan dibutuhkan bagi dunia. Semakin lama perkembangan teknolgi semakin canggih, semula ketika malam manusia masih menggunakan obor sebagai penerangan. Dengan adanya lampu pijar manusia tidak perlu merasakan asap hitam yang berasal dari obor. Sebaliknya kini manusia merasakan asap dari berbagai benda seperti motor, mobil atau rokok dan lampu PJU tenaga surya.

Perkembangan lampu pijar

Awalnya lampu yang ditemukan oleh Edison masih berupa sinar kuning dan agak redup. Dengan bertambahnya wawasan manusia kemudian ditemukan pijar lain yang lebih sempurna. Kita menyebutnya dengan lampu TL sebab warna yang dikeluarkan lebih terang dan lebih jelas. Tentu saja keberadaan listrik sangat mempengaruhi nyala atau tidaknya benda tersebut. Beratus tahun lamanya manusia masih menggunakan listrik berbayar sebagai pembangkit listrik utama dalam penerangan. Kini, hadir pembangkit listrik berupa panel surya atau disebut dengan solar cell. Pembangkit tersebut menggunakan tenaga surya sebagai bahan utama dalam mengumpulkan listrik.  Inilah pentingnya ilmu fisika dalam dunia manusia.

Lampu dan tenaga surya

Kekhawatiran manusia akan sumber daya alam yang dapat habis ini membuat penelitian mengenai tenaga surya ini terus digali. Meski perkembangan ini sudah ada sejak abad ke 13 tetap saja kehadirannya masih sulit mengingat resiko dan biaya yang ditimbulkan masih cukup tinggi. Namun pada era 2000 ini barulah perkembangan tenaga surya mulai dikembangkan secara besar. Harga lampu PJU tenaga surya yang dikeluarkan juga mulai menipis sehingga membuat kemungkinan teknolgi ini dapat dikembangkan secara masal. Sebut saja lampu merah dijalan dan beberapa lampu PJU tenaga surya di sekitar kita sudah banyak yang menggunakan tenaga surya sebagai pasokan utama. Apabila keberadaan tenaga surya tak sekedar lampu saja tentu akan lebih menarik lagi.

Sekarang ini baru orang kaya saja yang bisa membuat pembangkit tenaga surya. Kesempatan bagi orang miskin masih menjadi wacana mengingat harga yang ditawarkan untuk pemasangan berkisar puluhan juta. Berbeda dengan harga pasang listrik berbayar yang hanya dalam hitungan tujuh digit saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*